Home » » BUKANLAH AKHIR (Karya Jalal Ahmad)

BUKANLAH AKHIR (Karya Jalal Ahmad)

Written By SAVIS on Sabtu, 02 November 2013 | 23:05

BUKANLAH AKHIR
kepada : Murid-muird terbaik

Kalian bilang, ini kali terakhir kita ?
Bukan, kalian salah
Karena esok akan tetap ada
Namun, tak ada jaminan untuk kita tetap bersua


Kalau saat ini kalian masih merasa bahwa ini kali terakhir kita?
Sekali lagi kuyakinkan, bahwa tak ada kata akhir untuk kita
Karena kita hanya terpisah saja
Dan yakinlah, akan ada awal baru pada cerita


Akhir itu memang pelik untuk didefinisikan
Karena hanya tuhan yang tahu segalanya terntang akhir
Tapi aku percaya
Akan ada perpisahan setelah pertemuan
Tapi perpisahan bukanlah akhir


Seperti hujan,
Kenangan itu terus jatuh pada jalanjalan hidup
Dan membanjiri segala hasrat
Ketika pertemuan kita lagi, entah kapan datangnya?
Namun, ada pula tanya yang tersirat
Entah setelahnya, kapan kita akan terpisah jua?


Kalianlah yang telah memahat kebahagiaan di sini, di hati ini...
Ketika nanti harum rindu menyelimuti asa
Walau bukan pada sebuah pertemuan
Tapi pada kenangan
Yang akan membuka hati
Serta membuat diri menyungging senyum


Dari kalian aku telah belajar tentang hidup,
tentang berjuang,
tentang bagaimana bercermin,
tentang bagaimana tetap kokoh berdiri,
tentang bagaimana mengenal,
tentang cara mendidik, mengajar
dan memberi senyuman


Kalian terlah memberi arti baru,
memberi pelajaran untuk menikmati hari,
memberi kehangatan pertalian kita,
Walau dalam kesemuannya
Kita tidak pernah tahu tentang kedukaan masing-masing


Kutulis sajak sederhana ini untuk kalian
Dengan mengeja tiap kenangan saat kita saling berbagi rasa,
mengujar kata, dan larung dalam kemesraan canda tawa
Saat kita sama-sama mengejar mimpi-mimpi
Agar kelak menjadi sebuah catatan kerinduan


Kini tibalah kuakhiri sajak ini,
Walau masih banyak kisah
yang belum sempat kutumpahkan lewat pena
Toh, manusia selalu tersandung ketidaksempurnaan


Jalal Ahmad                                                                                          Jakarta, 31 Oktober 2013
@mushab
SHARE

About SAVIS

0 komentar :

Posting Komentar