Tetesan Pena Kehidupan
Karya : Farhan Maulana Bayu Aji (FMBA)
“Aduuh!” Aku tersadar dari surga yang kubuat sendiri, aku
beranjak dari tempat tidur dengan kesal sambil memegang kepalaku yang baru
merasakan sakit karena terbentur meja tidur ku. Dan lalu akupun terkejut
melihat jam dinding yang telah membentuk sudut 180 Derajat. Aku terlambat,
jarum jam telah menunjukkan pukul 06.00 “Sialan lagi-lagi aku terlambat !”
Akupun bergegas mengambil seragam sekolahku yang tergantung di lemari. Tanpa
mandi dan makan pagi aku memberanikan diri untuk berangkat kesekolah.
Terlihat kedua orang tuaku sedang berdiri di depan pintu,
merekapun sedang bersiap-siap untuk menghadapi kehidupan mereka yaitu bekerja,
bekerja dan bekerja. “A’ang! Kamu kok belum berangkat ? ayo cepat nanti kamu
bisa terlambat !” Teriak Ibuku yang menyoraki ku seperti layaknya penonton
sepak bola. “Iyee Iyee ini juga udah mau berangkat kok bu !” Ucapku sambil
sibuk mengikat tali sepatu. “Bu, Yah, aku berangkat sekolah dulu Yaa
Assallamuallaikum!” Ucapku, “Wallaikumsallam, ya hati-hati ya dijalan ! “ Seru
kedua orang tuaku.
*Di Kelas XII-IPA 5 SMAN 50 JAKARTA*
“Hmmm, Farhan di mana ya ?” Ucap seorang wanita yang
sedang panik. “Yaaelah, kamu ini kayak gak Tahu Farhan aja. Ya pasti dia telat,
mungkin sebentar lagi dia sampai “ Ucap sahabat dari wanita tersebut. *Terengah-engah
sambil membuka pintu kelas* “Huh, hampir saja aku disuruh pulang tadi” Ucap Ku.
“hahaha” Satu kelas tertawa. “Kamu itu pasti selalu telat !” Ucap seorang
wanita yang sedang panik tadi. “Haha, maaf Yaa pasti kamu dari tadi nungguin
tugas ini ya Sari?” Ucap ku sambil menunjukkan buku tugasku. “Tentu saja,
karena ini tugas kelompok dan kamu yang membawanya !” Ucap Sari kesal. “Maaf
deh maaf hihi” Ucap ku dengan nada merayu. “Huh, kalau kau bukan temanku sudah
aku jitak dari dulu !” Ucap Sari.
0 komentar :
Posting Komentar